Kamis, 30 Agustus 2012

WE ARE ESPERO 2008


Tanggal 25 Agustus 2012 lalu,aku dan beberapa teman alumni SMP 2 Semarang kembali berkumpul.Yuhuuu banget deh ketemu teman-teman jaman SMP di masa kita yang udah kuliah.Hal ini buat aku mikir,entar klo ada reuni waktu udah pada berkeluarga bakal kayak gimana ya.Udah pada jadi ibu-ibu dan bapak-bapak gitu u.u
Dan satu hal yang pasti,reuni ini mengingatkan betapa waktu cepat sekali.Tak terasa kita semua sudah bukan lagi murid terlebih lagi berseragam putih-biru :')

Inilah kepala sekolah kami dulu dan sampai sekarang masih menjabat sebagai kepala sekolah SMP teryahud di kotaku ini.Nama beliau adalah pak tomo  \m/



Salah satu spot yang menurut aku menarik itu ya ini.Kumpulan foto yang membentuk angka 2008.

Yang diatas itu versi jarak jauhnyaaaaaaaaaa.Kalo di deketin siap-siap aja senam jantung atau ketawa sendiri.Inilah bukti betapa setiap manusia memiliki masa alay -____-v



Jaman foto begini nih paling ngehits klo ga telunjuk di depan mulut,bentuk bulet pake ibu jari dan telunjuk terus di deketin mata,atauuu jari telunjuk dan jari tengah nempel terus di taruh di samping kepala.Ini ngehits banget cyinnnn.Pokoknya kamu semua belum gaul dan beken kalo ga pernah ngalamin jaman alay.Salam alay! ~(^.^)~
Selain foto diatas momen yang menggelikan itu waktu diputer beberapa foto yang diputer di layar.Ga cuma foto sih ada video juga.Jadi di susun kayak film gitu.Ampun deh jaman SMP klo ga alay,kamu bisa dikatakan keci.Asli :3 
Salut deh sama yang masih nyimpen video jaman SMP huahahahaha videonya walau kualitas hp tapi geli aja liatnya :p

Suasana reuninya seperti ini broooo.Ini bukan acara sunatan masal atau nikahan lho ya :3





Dan inilah kita yang sekarang.Sudah berplakat mahasiswa di universitas masing-masing :))
Foto ini di posting karena ada akunya.Beruntunglah yang foto sama aku -___-v #mintadikeplakbanget



HELLOOOOOOOOOOOO WE ARE ESPERO 2008 :D



nb: dokumen foto by fb vida dan hana.Thanks :)

Rabu, 29 Agustus 2012

Bukan Fashion Blogger

Postingan kali ini dilakukan atas dasar tak ada kerjaan dan habis patah hati soalnya nengok ke lemari es tak tersisa makanan yg bisa di santap arghhh.Maka saya memutuskan berselancar di dunia maya dan berbelanja mata melihat lookbook.Dan tercipatalah ide untuk postingan macem begini :3
Berasa fashion blogger gitu deh foto-foto ini atau cewek-cewek yang majang di situs yang ada tulisan baju mereknya apa,sepatu mereknya apa,dan yang majang merek-merek itulah :3  (baca:lookbok)

Penjepretnya adalah Curut.Dengan model profesional kelas peragawati jalan kucing (baca:catwalk).
Yang perlu hadirin blog saya terhormat ketahui,beginilah saya.Sukanya sama hal aneh-aneh.Termasuk masalah berpakaian sih huehehe.Aku pribadi suka sama sesuatu yang aku match sendiri.
Pokoknya kalo aku nyaman dan ngerasa pd sih okee aja.Cuek aja juga -.-v


Keterangan :
(ceritanya biar kayak cewek-cewek lookbook gitchu yaw.Lookbook edisi suka-suka saya :3 )

Kaos  ungu etnik -merknya ga ada.Belinya di toko baju lah.

Celana motif etnik-merknya ga ada.Belinya toko kawasan Bandung broo.

Rompi coklat- peninggalan jaman purba.Secara punya alm.aki ku.Biasa punya aki kece :)) (aki: bahasa sunda untuk kakek)

Topi bandana- peninggalan jaman purba.Secara punya enik aku.Biasa punya enik modis :)) (enik: bahasa sunda untuk nenek)

Sepatu- ada merknya.Aku baca labelnya itu kickers (label mahal dicantumin ah.Biar kayak lookbook atau fashion blogger yg mejeng labelnya 'ZARA' dan label mahal lainnya huahahahahha :P).Punya bapak -.-v

Backround: depan rumah.Alamatnya ga usahlah ya ntar kamu mampir minta foto ma aku :3


Jadi kesimpulannya barang-barang saya ini banyak barang pinjeman kalo ga barang mengais peninggalan lama gitu u.u
Udah mirip fashion blogger (ga modal) atau alien pluto? :3

Kamis, 23 Agustus 2012

Hello Monas

Jadi liburan kemaren sebelum pulang ke kampuang bandung tercinto,kito sekeluarga mampir dulu ke jakarta.Dan akhirnya sodara-sodaraaaaaa pada tanggal 19 Agustus 2012,setelah 20 tahun berada di dunia.Ini pertama kalinya saya ke Monas -___-v
Waktu eike kesana lagi banyok turis berkunjung.Untung ga pada minta foto sama eike \m/ #abaikansaja #anggap tak ada tulisan

Dan saya sebagai fotografer gadungan *ehem*,saya menggunakan model profesional kelas peragawan catwalk versi peragaan busana di Paris.Tidak lain tidak bukan adalah.....*jengjing jeng*
Sebut saja pak Yanyan.Iya ini bapak saya -__-v

Jadi hasilnya seperti ini.Bapak saya jadi raksasa wuoooooooooooooooooo

Judul: Monas di telapak tangan
 
 
Judul: Tiup lilinnya tiup lilinnya #failed
*ini monyongnya kurang deket* -__-
 
 
*Ini kurang tinggi* aaaaaaaaaaaaa *guling-guling*
 
Akhirnya bapak pasrah karena foto tiup lilin gagal mulu dan nyengir gini deh -__-
 

Sekian
-Tertanda fotografer kece.imut,dan menggemaskan-

A.R.I.S

Ini cucu paling bontot.Sebut saja cucu kedelapan.Lucunya ga nahan.Banyak sekali tingkahnya yang menggelikan.Pipinya selalu tampak segar.Selalu habis pipinya karena cucu pertama (yg lagi posting.Yg imutnya yaaa 11 banding 12 (juta) ini) sangat gatal sekali bila melihat pipi menggemaskan \m/
His name is ARIS
 
Dia bukan titisan spiderman tapi dia ahli dalam rambat merambat.Mungkin karena kebiasaan lihat macet di jalan -___-
 
 
Doyan banget ngemil.Lihat toples tampak kosong sajo dia sangat bungah hatinyo.Alamakkkk @.@
 
 
Ini foto cucu pertama dengan cucu terakhir.Keimutannya sangat mendekati.Saking inginnya dibilang mendekati imut,si Arisnya sampe bingung -__-
 
 
 
"Hei kenapa liatin aris?aris ganteng ya?lucu?menggemaskan?ahh sudah banyak yg bilang kok.Yang penting aris ga alay"-Aris.Bocah sadar kamera
 
 
 

Senin, 20 Agustus 2012

Surat Untuk Aki

Sekitar sejam lalu kami mengirim doa untukmu.Semoga kamu senang ya :)

"Hello aki apakabar kamu di surga?aku yakin kau selalu melihat kami dari langit.Termasuk beberapa jam lalu kan?"-tertanda cucu pertamamu.

Aku menulis postingan ini di kamar aki.Em apa aki ada di sampingku?hehe.
Aku tau kau tak akan membaca ini hehe.Aku ingin saja bercerita padamu selain melalui doa.Melewati tulisan salah satunya.Daripada aku ga jelas mau ngapain ki hehe.

Aki apakabar di surga?masih selalu melihat kami dari kejauhan sana kan?Tak terasa sudah dua tahun kau tak ada.Aku rindu menata castengel bersamamu dan bercakap tentang kehidupan bersamamu.Sosokmu yang teduh dan sederhana begitu hangat terasa di sela-sela acara pembacaan yasin tadi.Hingga beberapa orang diantara kami yang mengirimkan kado lebaran untukmu ini meneteskan air mata.Termasuk aku.Begitu sulit membendung air mata.Kau memang sosok yang begitu kami rindukan ada di kebersamaan kami,ki.

Pasti di langit tadi aki ketawa ya?liat dek aris yang tingkahnya lucu.Cucu kedelapan yang aki belum sempat lihat ini memang menggemaskan ki.Pipinya lucu sekali apalagi tingkahnya.Aki pasti lihat kan waktu tadi si Aris megang surat yasin sambil duduk dipangku mang agan?belum lagi dia yang berceloteh dan sempat jatuh menimpa susunan gelas air mineral.Ustad yang memimpin tahlilan saja sempat terhibur oleh tingkah aris :))

Aki,aku bangga memilikimu.Pencipta tari yang sangat luar biasa di tanah sunda.R.Yayat Kusumahdinata.Di  kalangan seniman sunda,siapa yang tak mengenalmu :)) kau hebat sekali ki :D
Punya murid banyak yang luwes menarikan karyamu.Maaf ya ki belum ada yang mewarisi bakat tarimu.Entahlah dari kami siapa yang bakat menari hehe.

Gimana ki?yasin dan doa kami sampai padamu kan?itu kado kami untukmu di tepat dua tahunmu ini.
Semoga kau slalu tenang dan bahagia disana ya...


Salam sayang dariku
-cucu pertamamu-



Jumat, 10 Agustus 2012

Hello Cappucino

Sudah malam dan aku ingin menulis ini untukmu
(Aku yakin suatu saat nanti kau akan membaca)

Kau tau aku mulai lelah.Aku lelah dengan usahaku untuk bertemu denganmu.Bukan untuk mengembalikan rasa kita seperti dulu tapi ingat kan kau berhutang cerita sebenarnya ada apa 'kita'?Em lebih tepatnya ada apa dengan kamu..Dan ya kembali,aku ingin bertemu denganmu agar kau mengerti bahwasanya 'tak semua masalaah hanya bisa kau selesaikan dengan diam'.Aku masih ada dan kita sama-sama memiliki pikiran-perasaan-dan mulut untuk mengutarakan hasil dari keduanya.Kita hanya kurang bersahabat dengan waktu-tempat-dan mungkin kenyataan.
Segigih usahaku kini mulai mengurang perlahan.Aku mulai bosan dan mulai menikmati keadaan ini.Keadaan yang kau buat dan aku yang sudah menikmati kesendirian ini.
Lalu jam setengah sebelas pagi tadi kau menelepon.Aku sedikit terbelalak.Mendapati ada kamu menjadi sumber ponselku berbunyi.Lantunan lagu miss independent mendadak berhenti saat ku pencet tombol hijau.

Dan kita mulai berbincang.

Perbincangan yang dimulai dengan suaramu yang terdengar habis bangun tidur dan benar memang seperti itu.Perbincangan kita tak berat ternyata.Seperti layaknya ingin-mendengarkan-suara-satu-sama-lain.Kita hanya memastikan kapan kita akan bertemu,sempat bernego,dan entah ada banyolan yang ku keluarkan lagi padamu.Rasanya aku lupa,kamu punya 'utang' dan kita punya tugas yang harus diselesaikan bersama.
Aku sempat sedikit menelan ludah.Entah namanya apa ini.Mungkin heran.Ketika kamu bilang kamu menunggu balasan smsku semalam.Mungkin saat sahur kau juga masih  menunggu balasanku namun tak ada.Karena katamu sampai  jam tujuh pagi kau menunggu hingga akhirnya ketiduran.Tidurmu nyenyak sekali ya sampai jam setengah sebelas.Lalu kau memgapa bangun?bertemu aku di mimpi?hehehe :p

Ditengah percakapan,ponselku mati dan aku memberinya makanan lagi.Sembari memberinya makanan energi listrik,aku mengirim pesan padamu yang intinya aku tak memiliki pulsa telepon jadi aku tak bisa call back.Ya kurang lebihnya seperti itu.

Lalu kau meneleponku lagi.Masih adakah yang ingin kamu utarakan?
Lagi-lagi seperti percakapan tak ada beban.Aku benar-benar melakukannya secara bebas.Ya seperti diriku lengkap dengan aksen lelucon.Aku berceloteh dengan gaya khasku.Mengejekmu dengan 'ihh kebo baru bangun' atau 'sana mandi dulu' ahh entah apalagi yg kuucapkan tadi.Aku bercerita padanya bahwa terpilih menjadi tim ke China.Kamu membalasnya dengan selamat.Kamu juga menanyakan latianku jam berapa.Hingga kamu mengakhiri telpon karena ingin mandi dan bergegas jumatan.
Entah percakapan macam apa tadi siang.Rasanya renyah ya walau mungkin hanya tampaknya saja.Mungkin di kepalamu masih ada yang belum kau ucap.
Setidaknya kita sudah berjanjian untuk bertemu dan aku menuruti maumu.Di beranda rumahku.Ah kamu curang.Mengapa kau pilih tempat yang banyak tentang kamunya? :)

Taukan aku sempat berat hati tak mengijinkan jika kita berjanjian di tempat 'banyak kamunya' itu?Tapi yasudah aku mengalah.Mungkin beranda rumahku harus membuka lembar baru lagi.
Lembar baru di tanggal itu akan kita isi apa?jangan terlalu menyedihkan ya..
Beranda rumahku banyak sekali cerita kita yang bercampur dengan tawa yang kemudian kita lepas ke angkasa.Aku tak sudi jika harus ada suasana haru disana.Tolong ya jangan.

Entah mengapa aku mulai tak minat akan tibanya tanggal itu.Aku tak bisa membayangkan kita akan bertemu lagi dan duduk berama di tempat yang banyak kamunya itu.Aku memang yang ingin bersikukuh menagih janjimu dan mengapa aku jadi mulai tak minat?Ada perasaan takut yang menyelimuti pikiranku.Bukan takut melepasmu tapi mungkin takut melihatmu meninggalkan rumahku,punggungmu menjauh,dan entah mungkin kau tak akan kembali lagi disini.Getir rasanya.
Tak taulah apakah aku akan merasakan kegetiran yang seperti biasanya itu.Saat biasanya kamu berkunjung dan lalu kamu pulang.Ya karena aku selalu tak menginginkan kamu pulang.Aku takut kau tak kembali ke sini lagi (menemaniku).

Mengapa kau ingin bertemu disaat aku sudah tak punya minat?
Disaat aku sudah bilang ke Tuhan agar waktu saja yang membuatmu belajar menghargai usahaku yang tak berarti dimatamu itu.Biarkan waktu saja yang membuatmu tersadar.
Sebegitukah kita dalam melengkapi?


Ini sudah kesekian kalinya kutangkap jam di laptop menunjukkan angka 'kita'.Angka 23.
Lebih tepatnya jam 23:23
Apa kamu merindukanku? 

Rabu, 01 Agustus 2012

Konsep Bahagia (menurutku)

Kembali lagi ke blog aku dan muncullah postingan ini.Postingan ini antara hanya berkata menurutku atau bisa juga jadi bahan perenungan.Kalo ga terima bisa kok langsung close ndak usah dilanjutin bacanya :))
Namanya aku juga manusia,hanya berdemokrasi sebagai pemilik pemikiran :D

Jadi sebelum masuk ke topik,ini bahagia menurutku lho ya..

Bahagia 
Menurut aku bahagia itu FARDHU AIN DIMULAI DARI DIRI SENDIRI.
Ini semua ga omong kosong lho.

Aku dulu pernah punya pemikiran bahwa BAHAGIAIN ORANG LAIN DULU BARU DIRI SENDIRI.Dan dampak BAHAGIAIN ORANG LAIN DULU BARU DIRI SENDIRI ITU NOL BESAR.
Bayangin dengan bahagiain orang lain dulu itu kamu akan memikirkan bagaimana cara membahagiakan orang lain dulu.Itu bagus?GAK SAMA SEKALI.
You know?dengan bahagiain orang lain itu kamu akan ngelakuin berbagai hal termasuk pura-pura bahagia karena berbagai alasan.Misal kamu takut nyakitin perasaan dia,ga tegaan,susah bilang No,dll.Dan itu menyedihkan lho.Cukup deh aku yang pernah ngerasain kayak gini waktu dulu :'

Ini cerita nyata aku dulu.Waktu jadi manusia yang ingin bahagiain orang lain.Ceritanya ga banget sih tapi ya emang gini adanya -___-

Jadi waktu itu ada tetangga yang badannya lebih besar dari aku,dia mau minjem blazer aku.Sempet dilema karena ntar kalo molor lengannya gimana?jelas ukuran lengan dia lebih besar dua kali lipat dari aku.Tapi waktu itu aku pinjami karena aku ga tega,ga enak hati,dan embel-embel lain lah.
Dan akhirnya dikembalikan.Dan bener,lengan blazerku menjadi lebih besar.Orang jowo bilang itu 'mulur' jadi berubah lebih besar dari ukuran awalnya.Mulai saat itu aku males deh minjemin apalagi ke orang yg ukurannya jelas beda.
Tapi pada suatu hari dia minjem lagi blazerku itu.Rasanya berkecamuk.Aku udah ga mau tapi pikiran lain menang."Masa sama tetangga ga mau minjemin sih?" tapi disisi lain ada yang bilang "kamu ga suka kan?yaudah jangan dipinjemin daripada kamu ga seneng minjeminnya".

Itu bikin galau guys.

Dan aku tanya ke ibu....

Me:"Bu,si 'Lina' minjem blazerku lagi.Tapi yang kemaren aja jadi mulur gini lengannya".

ibu:"yaudah ga usah dipinjemin".

Me:"Tapi kan ga enak bu.Tetangga juga".

Ibu:"Beri pengertian..pasti ngerti kok".

Dan aku ngikutin ibu.Aku jujur dengan yang ada.Aku buang segala rasa ga enak atau apalah itu yang membelenggu hati.Yanggjelas aku cuma ingin jujur.Lalu memilih kalimat yang pantas untuk diutarakan tentu dengan pertimbangan jangan sampe nyakitin hati.Dikasih 'maaf sebelumnya' dahulu.
Akhirnya tetangga aku itu ngerti.Mengerti tanpa sakit hati lho.Dia juga masih sama saja seperti dulu.Dengan jujur itu juga ga bikin kita renggang atau apalah.Masih sama.Masih sama baik-baik saja :))

Mulai saat itu aku mulai memutuskan untuk melegakan hati sendiri dalam konteks kembali ke membahagiakan diri terlebih dahulu.